Gua mau ceritain temen temen baik gua di SMA. Kita deket pas semester 4, awalnya karna project drama musikal kelas.
Inget banget pas itu gue mengajukan diri sebagai penulis skenario. Dan gue pun berhak untuk memilih siapa siapa aja yg bakal jadi pemeran dalam cerita yang udah gue buat. Saat semua pemain dan kru udah ditentuin saat itu. Naufal si pimpro (pimpinan produksi) ngerasain ada kejanggalan. Akhirnya kita ketemuan di McD sama Nafi, Mamat dan Sheren. Dan ternyata setelah berunding kitapun rasain hal yang sama juga (sesuatu yang gabisa dijelaskan) akhirnya setelah setuju sama pembahasan, besoknya kita mulai berAksi dikelas.
Pulangnya, niatnya Naufal Nafi Sheren dan Mamat mau kerumah gue untuk merundingkan hasil dari aksi kita disekolah tadi. Tapi yang dateng kerumah gue malah Nafi Naufal dan ..... Difa Blek. Loh kok ada difa sama blek?
Jadi gini, sheren sama mamat gajadi kerumah gue, alhasil si Blek yang tau rumah gue ngasih tau dimana rumah gue ke Nafi dan naufal, lah difa? Difa kan nganterin adeknya si nafi hahaha.
Dan mulai saat itu, kita sering kaya diskusi bareng untuk project ini. Awalnya dari si naufal yang mampir malam2 kerumah gue untuk diskusi, tapi dia sama blek datengnya, entahlah peran blek disitu apa haha pokoknya ada blek. Gaklama pun nambah, naufal blek dan nafi, makin kesini akhirnya naufal blek nafi dan difa. Kitapun sering main dirumah gue, pergi bareng, makan bareng, dan celebrate our birthday together.
Kita tidak bisa kembali ke masalalu, dalam sekejap kita sudah dewasa
Hingga suatu hari, seakan segala yang kita miliki telah menghilang
Tapi, sekali lagi aku ingin kembali ke saat itu
Saat kita tertawa bersama
Dan saat kita memancarkan sinar paling terang
Aku ingin kembali ke masa itu
Tapi tidak bisa.
Saat itu orang dewasa bertanya padaku, "kamu masih SMA?", aku hanya tersenyum dan mengangguk. Orang dewasa itu pun balas tersenyum dan berkata, "SMA ya? Ya masa yang indah. Aku ingin sekali kembali ke masa itu. Jika aku punya kesempatan untuk kembali ke masa itu dan memperbaiki semuanya, aku rela menjual nyawaku"
Saat orang dewasa itu berkata seperti itu aku jadi berpikir, terlalu indah kah masa SMA sampai semua orang yang sudah dewasa ingin kembali ke masa itu? Tapi kenapa terkadang aku ingin sekali cepat dewasa? Kenapa aku terkadang merasa tidak suka saat merasakan masa terpuruk di SMA? Tapi terkadang juga saat masa indah datang, aku ingin waktu tak cepat berlalu. Dan sekarang aku paham mengapa orang dewasa mengatakan masa SMA adalah masa yang paling indah. Mungkin semua kenakalan, keisengan, tangis, canda dan tawa yang kita alami di SMA itu lah yang di maksud dengan 'indah'.
Tapi sekarang,
Aku memang mengiyakan kalau aku anak SMA. Tapi aku sudah melewati UN dan tinggal menunggu kelulusan. Itu artinya masa SMA ku akan berakhir kan? Masa nya udah mau habis. Semua yang lalu benar-benar berlalu dah hanya bisa dikenang saja. Gak bisa dirasakan lagi, apalagi diulang lagi. Meskipun saat kuliah nanti kita melakukan skenario yang sama seperti di SMA. Semua tidak akan sama. Semua yang sudah terjadi memang hanya akan jadi kenangan.
Tapi aku berbicara seperti itu bukan karna aku menyesali masa SMA atau masa SMA ku tidak indah. Justru sangat indah, karna dulu semua diawali dengan hal-hal yang menyebalkan dan sangat tidak kuinginkan. Tapi di pertengahan semuanya berubah saat masa yang paling indah itu datang, its called love. Part yang paling mengundang semua emosi saat merasakannya, marah, senang dan sedih ada semua dalam cinta. Karna tanpa cinta, masa SMA emang kurang lengkap. Dan karena cinta lah, sampai masa SMA ku akan habis pun, aku merasa tidak menyia-nyiakan masa 3 tahunku itu.
This love I have for
you – its hard to describe, yet easy to feel. Its difficult to convey save
for the actions of every day life. I dont know how to tell you that I love you
without making you uncomfortable or scaring you away. I suppose saying it isnt
really necessary, since giving the condition a name doesnt change its
qualities…however, I cant help but feel theres something to say about the
inability to say it at all. I understand that receiving love, and loving
someone in return, is terrifying. Youre not the sort to make yourself
vulnerable and neither am I. Love makes you weak in a way, I guess you could
say…but more importantly, it makes you strong. This is just one of the reasons
that I love love, and love loving you
in particular.
I'm sorry for
bringing up something that obviously makes you uncomfortable, but I hope you
can understand the position that I'm in. I'm 18 years old, about to
graduate from SHS, and am completely in love with a man that I'm not sure
loves me in return, or even wants my love at all. Please dont be mistaken –
this is not an ultimatum, and my feelings for you wont go away. I just want
you to think about love. And possibly loving me. Or at least raising the issue
of why you dont love me, or why you are wary of love.
I truly believe that
life is too short to let fly by without telling the important people in your
life how you feel. That, in effect, is why I wrote this letter. I just hope
that one day I have the courage to give it to you.
Gue setuju dengan statement “Masa SMA adalah masa yang paling indah”. Ternyata ‘indah’ yang dimaksud bukan hal-hal yang menyenangkan aja, ‘indah’ yang dimaksud adalah ‘masa dimana ada
peristiwa dan rasa bermunculan’; indahnya jatuh cinta, sakitnya patah hati, guru yang tegas, teman yang usil, tugas yang takpernah usai, pulang sore, terlambat, dihukum, mengenal yang namanya teman dan yang mana si muka dua. Itu semua benar adanya, dan gue udah ngerasain.
SMA itu waktunya bersenang-senang sama temen, gapeduli waktu dan tempat, pokoknya bebas sebebas-bebasnya. Tapi bukan berarti gak ada batasan. Belajar juga gak boleh dilupain. Imbangi aja, waktu main dan belajar. Jadi, walaupun masa SMA itu menyenangkan tapi bukan berarti harus jadi bodoh kan?
Tapi sayangnya masa itu Cuma 3 tahun, dan itu gak lama. Banyak yg bilang, selain masa yang paling indah, SMA adalah masa yang sulit. Mungkin beberapa orang ngerasain hal ini, tapi jangan dipikirin. Let it flow aja gitu.
Sebelum graduation, gue udah ngebayangin cewe-cewe bakal pake dress bareng-bareng, pake make-up, terus selfie bareng! Hahaha. Terus gak nyangka juga liat temen cowok yang biasanya pake seragam acak-acakan, pas malam graduation keliatan pada keren gitu :D apalagi dia :))
Maaf kalo selama ini omongan dan perlakuan gue ada yang nyakitin hati kalian. Tapi sejujurnya, kalian lah yang sulit dilupain. Bener-bener gak kerasa, baru kemarin kita kelas 11, bukber, latihan drama musikal, agustusan bareng, jalan-jalan bareng, makan-makan bareng, selfie bareng. Dan sekarang udah kelas 12 aja, kita udah melewati UN bersama, bahkan udah mau lulus.
Terimakasih teman atas segala pengalaman, nasihat dan perlindungan yang pernah kalian kasih ke gue. Gue gak bakalan punya cerita apa-apa tanpa kalian. Thanks udah pernah jadi temen sekelompok gue, bantuin ngerjain PR (nyontek) dan semua kerjasamanya. Makasih udah mau jadi temen gue, temen curhat, temen seperjuangan, partner in crime, pokoknya makasih udah pernah ada di masa SMA gue. Hehehe.
Gue suka dengan suasana putih abu yang penuh dengan cerita remaja. Termasuk cerita cinta remaja. Maksud gue, dia. Ada beberapa hal yang gak berani gue ungkapin ke dia. Gue suka sama dia, dari semua yang dia kasih ke gue, itu semua bikin gue naro perasaan ke dia. Syukur-syukur suka balik, dan kalo gak suka ya gapapa. Setelah ini kan kita udah gak akan ketemu disekolah
lagi, gue bakal lebih cepet lupain dia.
Walaupun untuk sekarang ini gak ada yang bisa gantiin teman SMA, tapi percaya deh, teman kuliah bakal asik juga kok, asal kalian gak terpuruk sama sedihnya berpisah sama teman SMAJ enjoy aja. Tetap jadi yang terbaik ya. Sukses untuk kita semua! See u on top, guys!
TWELCITY?! HUHAH!
Kedengerannya cheesy banget kan? Kalian belom rasain soalnya. Tunggu aja saat masa itu datang.
pertama-tama gue heran banget. dulu pas ulang tahun keberapa gitu, gue pernah ngepost best day ever setelah hari ulangtahun gue alias udah tanggal 2, tapi pas gue ngepost malah jadi tanggal 1. dan saat udah berkali-kali gue merasakan itu, dua kali gue ngepost tanggal 2 tapi pas ke post tanggal 1, gue jadi berniat ngepost best day ever ini tanggal 2. tadinya sih gue coba ngepost jam 11 malem tapi pas gue post malah jadi tanggal 31. yaudah akhirnya tanggal 2 sore gue ngepost ini dan jadinya tanggal 2. what the . . .. f.
Emang, orang yg paling tiada duanya -selain keluarga- itu emang orang orang yg mengenal gue dengan baik. Cuma mereka yang tau gua luar dalem, jahat baiknya gua, kelemahan dan kelebihan yang bahkan gua sendiri gatau. Kebanyakan yang mengenal gua dengan baik adalah orang orang yang gue percaya, gua selektif banget soal ini.
Memiliki orang orang yg mengenal gua itu emang ehm anugerah (ya ini lebay tapi itu yg gua rasakan) secara ga diharapkan karna mereka kenal gua luar dalam, selain komentar jelek yg menurut gua pujian, mereka emang kadang muji gua (muji beneran) entah karna kelicikan atau sesuatu yg luarbiasa. Bukannya haus pujian sih, karna gua emang suka dipuji dan memuji. Dipuji bikin gua merasa bangga, benar benar diperhatikan dan dianggap. Jangan salah ya, menjadi orang yg 'dianggap' merupakan suatu kebanggaan tersendiri.