(NOT MINE)
Monday, May 16, 2016
Sunday, May 8, 2016
Ditarik oleh Masa Lalu
Kita tidak bisa kembali ke masalalu, dalam sekejap kita sudah dewasa
Hingga suatu hari, seakan segala yang kita miliki telah menghilang
Tapi, sekali lagi aku ingin kembali ke saat itu
Saat kita tertawa bersama
Dan saat kita memancarkan sinar paling terang
Aku ingin kembali ke masa itu
Tapi tidak bisa.
Saat itu orang dewasa bertanya padaku, "kamu masih SMA?", aku hanya tersenyum dan mengangguk. Orang dewasa itu pun balas tersenyum dan berkata, "SMA ya? Ya masa yang indah. Aku ingin sekali kembali ke masa itu. Jika aku punya kesempatan untuk kembali ke masa itu dan memperbaiki semuanya, aku rela menjual nyawaku"
Saat orang dewasa itu berkata seperti itu aku jadi berpikir, terlalu indah kah masa SMA sampai semua orang yang sudah dewasa ingin kembali ke masa itu? Tapi kenapa terkadang aku ingin sekali cepat dewasa? Kenapa aku terkadang merasa tidak suka saat merasakan masa terpuruk di SMA? Tapi terkadang juga saat masa indah datang, aku ingin waktu tak cepat berlalu. Dan sekarang aku paham mengapa orang dewasa mengatakan masa SMA adalah masa yang paling indah. Mungkin semua kenakalan, keisengan, tangis, canda dan tawa yang kita alami di SMA itu lah yang di maksud dengan 'indah'.
Tapi sekarang,
Aku memang mengiyakan kalau aku anak SMA. Tapi aku sudah melewati UN dan tinggal menunggu kelulusan. Itu artinya masa SMA ku akan berakhir kan? Masa nya udah mau habis. Semua yang lalu benar-benar berlalu dah hanya bisa dikenang saja. Gak bisa dirasakan lagi, apalagi diulang lagi. Meskipun saat kuliah nanti kita melakukan skenario yang sama seperti di SMA. Semua tidak akan sama. Semua yang sudah terjadi memang hanya akan jadi kenangan.
Tapi aku berbicara seperti itu bukan karna aku menyesali masa SMA atau masa SMA ku tidak indah. Justru sangat indah, karna dulu semua diawali dengan hal-hal yang menyebalkan dan sangat tidak kuinginkan. Tapi di pertengahan semuanya berubah saat masa yang paling indah itu datang, its called love. Part yang paling mengundang semua emosi saat merasakannya, marah, senang dan sedih ada semua dalam cinta. Karna tanpa cinta, masa SMA emang kurang lengkap. Dan karena cinta lah, sampai masa SMA ku akan habis pun, aku merasa tidak menyia-nyiakan masa 3 tahunku itu.
Thanks.
Hingga suatu hari, seakan segala yang kita miliki telah menghilang
Tapi, sekali lagi aku ingin kembali ke saat itu
Saat kita tertawa bersama
Dan saat kita memancarkan sinar paling terang
Aku ingin kembali ke masa itu
Tapi tidak bisa.
Saat itu orang dewasa bertanya padaku, "kamu masih SMA?", aku hanya tersenyum dan mengangguk. Orang dewasa itu pun balas tersenyum dan berkata, "SMA ya? Ya masa yang indah. Aku ingin sekali kembali ke masa itu. Jika aku punya kesempatan untuk kembali ke masa itu dan memperbaiki semuanya, aku rela menjual nyawaku"
Saat orang dewasa itu berkata seperti itu aku jadi berpikir, terlalu indah kah masa SMA sampai semua orang yang sudah dewasa ingin kembali ke masa itu? Tapi kenapa terkadang aku ingin sekali cepat dewasa? Kenapa aku terkadang merasa tidak suka saat merasakan masa terpuruk di SMA? Tapi terkadang juga saat masa indah datang, aku ingin waktu tak cepat berlalu. Dan sekarang aku paham mengapa orang dewasa mengatakan masa SMA adalah masa yang paling indah. Mungkin semua kenakalan, keisengan, tangis, canda dan tawa yang kita alami di SMA itu lah yang di maksud dengan 'indah'.
Tapi sekarang,
Aku memang mengiyakan kalau aku anak SMA. Tapi aku sudah melewati UN dan tinggal menunggu kelulusan. Itu artinya masa SMA ku akan berakhir kan? Masa nya udah mau habis. Semua yang lalu benar-benar berlalu dah hanya bisa dikenang saja. Gak bisa dirasakan lagi, apalagi diulang lagi. Meskipun saat kuliah nanti kita melakukan skenario yang sama seperti di SMA. Semua tidak akan sama. Semua yang sudah terjadi memang hanya akan jadi kenangan.
Tapi aku berbicara seperti itu bukan karna aku menyesali masa SMA atau masa SMA ku tidak indah. Justru sangat indah, karna dulu semua diawali dengan hal-hal yang menyebalkan dan sangat tidak kuinginkan. Tapi di pertengahan semuanya berubah saat masa yang paling indah itu datang, its called love. Part yang paling mengundang semua emosi saat merasakannya, marah, senang dan sedih ada semua dalam cinta. Karna tanpa cinta, masa SMA emang kurang lengkap. Dan karena cinta lah, sampai masa SMA ku akan habis pun, aku merasa tidak menyia-nyiakan masa 3 tahunku itu.
Thanks.
Monday, May 2, 2016
Love with a Man that I'm not Sure Loves Me in Return
This love I have for
you – its hard to describe, yet easy to feel. Its difficult to convey save
for the actions of every day life. I dont know how to tell you that I love you
without making you uncomfortable or scaring you away. I suppose saying it isnt
really necessary, since giving the condition a name doesnt change its
qualities…however, I cant help but feel theres something to say about the
inability to say it at all. I understand that receiving love, and loving
someone in return, is terrifying. Youre not the sort to make yourself
vulnerable and neither am I. Love makes you weak in a way, I guess you could
say…but more importantly, it makes you strong. This is just one of the reasons
that I love love, and love loving you
in particular.
I'm sorry for
bringing up something that obviously makes you uncomfortable, but I hope you
can understand the position that I'm in. I'm 18 years old, about to
graduate from SHS, and am completely in love with a man that I'm not sure
loves me in return, or even wants my love at all. Please dont be mistaken –
this is not an ultimatum, and my feelings for you wont go away. I just want
you to think about love. And possibly loving me. Or at least raising the issue
of why you dont love me, or why you are wary of love.
I truly believe that
life is too short to let fly by without telling the important people in your
life how you feel. That, in effect, is why I wrote this letter. I just hope
that one day I have the courage to give it to you.
Subscribe to:
Posts (Atom)


